Screening Saham Tersiklus 8/10/2023

 

Inilah tahapan screening saham perusahaan tersiklus dari identifikasi strategi, memilih kriteria, dan melakukan proses screeningnya.

Format baru Fokus Bolasalju yang kami mulai sejak akhir Agustus memungkinkan kita untuk menunjukan tahapan demi tahapan proses tersebut agar mudah dipahami. Setelah melewati semua proses itu, kami berharap agar pembaca bisa memilih saham sesuai kriteria yang mereka inginkan sendiri.

Proses pemilihan saham ini akan melewati paling tidak tiga tahap, yaitu: 1) screening atau penyaringan; 2) pemilahan dan pembuangan; dan, 3) analisa.

Melalui tiga proses itu kami akan berbagi apa saja pemikiran kami dan bagaimana kami melakukannya. Setelah tiga proses tersebut, kita berharap punya beberapa daftar saham yang layak untuk dibawa ke tahap selanjutnya. Tahapan screening adalah tahapan pertama.

Tiga Jalan Berinvestasi

Kami perlu menekankan kembali bahwa kami hanya percaya strategi investasi nilai. Namun, kami juga percaya ada tiga cara untuk menjalankan strategi tersebut. Seluruh perjalanan investasi kami merujuk perspektif nilai melalui tiga jalan ini.

Jalan investasi nilai yang kami percaya adalah berikut ini: Jalan pertama, mengikuti investasi nilai klasik. Jalan kedua, mengikuti kaidah berinvestasi di perusahaan bagus dengan harga yang layak atau sudah turun lumayan. Jalan ketiga, mengikuti kaidah investasi perusahaan tersiklus di harga yang sedang siklus rendah.

Kami akan menunjukkan bagaimana kami men-screening/menyaring untuk mencari saham melalui ketiga jalan tersebut. Dalam proses pemilahan itu kami juga akan mengomentari secara singkat masing-masing perusahaan dari sisi: fundamental, profitabilitas, dan valuasi nilainya.

Kali ini kita akan menengok jalan investasi perusahan tersiklus.

Jalan dan Strategi Investasi Saham Tersiklus

Sebelumnya, kita akan bahas dulu apa itu “investasi perusahaan siklus di harga yang sedang pada siklus rendah.”

Kriteria utama dalam investasi saham siklus adalah mencari perusahaan-perusahaan dalam industri yang mengalami siklus, atau perusahaan yang kinerjanya sedang tertekan di industri yang mapan/tumbuh, dan berusaha membelinya pada harga yang berada pada titik terendah dalam siklusnya.

Investor yang memilih strategi berinvestasi dalam saham perusahaan siklus berharap mereka bisa meraih keuntungan saat harga saham membalikkan tren naik ketika industri atau kinerja perusahaan tersebut membaik.

Berikut ini pembahasan kriteria screeningnya (panjang 890 kata atau sekitar 9 menitan).

Cari peringatan, ide, atau inspirasi dengan mengikuti Fokus Bolasalju.


Artikel ini tersedia untuk pelanggan Riset Bolasalju.

Langganan

Silakan login